Cuaca
panas di tengah kesibukan bekerja pastinya bikin haus dan kepengen minum yang
dingin khan seperti es teler atau aneka juice lainnya. Nah khusus untuk es
teler ini sendiri beraneka varian rasa, tapi pada umumnya es teler yang sering
kali kita jumpai terdapat campuran buah pepaya, kelapa muda, sagu mutiara,
nangka masak, susu, gula merah dan beberapa campuran lainnya yang sesuai dengan
selera apalagi jika dibuat sendiri di rumah.
Di
Pangkajene sendiri saat ini, penjual es teler pun tak sulit untuk menemukannya.
Biasanya penulis sendiri jika ingin minum es teler bakal ke Gazebo atau Taman
Musafir tempat nonkrongnya kawula muda-mudi dan pecinta kuliner yang
menyediakan aneka menu makanan dan minuman yang segar untuk menghilangkan rasa
haus.
Selain
Penjual Es teler di gazebo dan tamus yang merupakan langganan penulis saat haus
maka tempat lainnya yang saat ini cukup hits adalah kehadiran es teler 77 Khas
Mataram yang setahu penulis terdapat di 2 lokasi tapi entahlah barangkali
selain 2 lokasi tersebut masih ada lokasi lainnya.
Lokasi
es teler 77 Khas Mataram ini yang rasanya cukup berbeda dengan es teler pada
umumnya terdapat di Jl. Poros Bungoro dekat posko Dishub dan lokasi lainnya
dimana penulis sendiri sering beli ada di Jl. Andi Mauraga Pangkajene, dekat
lorong SMA Muhammadiyah dan yang paling menyenangkan penulis karena lokasinya
dekat dari kantor hanya 200 meter sama dengan bakso langganan penulis yang
cukup dekat, maka lengkaplah sudah setiap mau makan atau minum cukup 5 menit,
nyampai deh!
Bagi
kalian yang pernah menikmati Es teler 77 Khas Mataram ini di Jalan Andi Mauraga
Pangkajene tahu khan yang membedakan es teler ini dengan es teler pada umumnya
? yup dalam campuran es teler ini yang paling membedakan adalah adanya semacam beras
(songkolo) ketan hitam plus campuran susu yang rasanya cukup unik.
Pertama
kali penulis menikmati es teler ini rasanya cukup aneh juga, songkolo hitam ini
di kira tape, tapi semakin larut dalam kunyahan itu ternyata bukan tape, melainkan
memang gumpalan songkolo hitam yang menyatu dengan campuran pepaya dan buah
lainnya hingga semakin menikmatinya penulis dapat menyimpulkan bahwa disinilah
letak perbedaan es teler gazebo dengan es teler khas Mataram ini. Saat penulis
mulai kepo kepada penjualnya siapa pemilik sesungguhnya usaha es teler ini apakah
orang bugis atau jawa untuk memancing si karyawan menjawab akhirnya si karyawan
ini pun menyampaikan bahwa pemiliknya memang orang aseli Mataram bukan aseli
orang Jawa apalagi bugis. Dari nama es telernya saja sih sudah bisa di tebak
yah, pastilah orang Mataram hahaha.
Nah, jika ingin menikmati
es teler 77 khas Mataram ini silahkan datang ke Jl. Andi Mauraga yah dan
rasakan sensasinya cukup dengan Rp.5.000, murah khan!









0 komentar:
Posting Komentar